Informasi Sore

Informasi terakhir Sore Ini

Status Gunungapi Talang Naik ke Level II Waspada Usai Gempa dan Peningkatan Aktivitas Vulkanik

Penulis: Admin
Diterbitkan: Saturday, January 24, 2026

Solok
— Gunungapi Talang yang berada di Kabupaten Solok, Sumatera Barat, resmi mengalami peningkatan status aktivitas dari Level I (Normal) menjadi Level II (Waspada). Kenaikan status tersebut ditetapkan pada 10 Desember 2025 pukul 10.00 WIB.

Penetapan status ini disampaikan dalam Laporan Khusus Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Nomor: 176/GL.03/BGL/2025 tertanggal 10 Desember 2025.

Dalam laporan tersebut dijelaskan, pada 10 Desember 2025 pukul 02.48.27 WIB terjadi gempa bumi tektonik berkekuatan Magnitudo 4,7 dengan lokasi pada koordinat 0,99° Lintang Selatan dan 100,71° Bujur Timur, pada kedalaman 10 kilometer, berjarak sekitar 18 kilometer dari Kota Solok.

Pasca kejadian gempa tektonik tersebut, hingga pukul 09.00 WIB, terekam sebanyak 227 kali gempa Vulkanik Dalam (VT). Hal ini disampaikan oleh Pelaksana Tugas Kepala Badan Geologi, Lana Saria, dalam keterangan resmi Kementerian ESDM.

“Pemunculan gempa Vulkanik Dalam mengindikasikan adanya migrasi atau perpindahan magma dari kantong magma yang lebih dalam menuju arah permukaan,” tulis Lana Saria.

Lebih lanjut dijelaskan, kemunculan fenomena swarm gempa VT menunjukkan adanya ketidakstabilan kondisi sistem vulkanik. Kondisi tersebut dalam beberapa kasus dapat diikuti oleh peningkatan aktivitas vulkanik, meskipun tidak selalu berujung pada erupsi.

Berdasarkan hasil pengamatan visual dan evaluasi aktivitas kegempaan hingga 10 Desember 2025, Badan Geologi kemudian menetapkan kenaikan tingkat aktivitas Gunung Talang dari Level I (Normal) menjadi Level II (Waspada).

Gunung Talang dikenal sebagai salah satu gunungapi paling aktif di Sumatera Barat. Gunungapi ini merupakan kompleks gunungapi yang terdiri atas kerucut Talang Jantan di sisi timur dan Talang Betina di sisi barat, dengan jarak antarkerucut sekitar 1 kilometer.

Kompleks Gunung Talang tumbuh di zona Sesar Besar Sumatera yang masih aktif, tepatnya pada Segmen Sumani dan Segmen Suliti. Bagian utara Segmen Sumani membentang dari sisi utara Danau Singkarak, melewati wilayah barat daya danau, Kota Solok, Sumani, Selayo, hingga berakhir di utara Danau Diatas di tenggara Gunung Talang.

Sementara itu, Pos Pengamatan Gunung Talang di Seprius melaporkan bahwa hingga pagi hari, kondisi visual gunung tertutup kabut, sehingga aktivitas permukaan belum dapat diamati secara jelas.

Meski status aktivitas meningkat, Badan Geologi menegaskan belum terdapat tanda-tanda erupsi. Masyarakat di sekitar Gunung Talang diimbau tetap tenang, namun meningkatkan kewaspadaan serta tidak mendekati area kawah aktif sesuai rekomendasi yang telah ditetapkan oleh PVMBG.

Rekomendasi Terkait
Artikel Terkini
Memuat...
Populer
Bagikan
Telegram
LinkedIn
Pinterest
Reddit
Email
Cetak
Tautan disalin